Les Mandarin Jakarta Tangerang dan Online.

Jago Mandarin Group

  • Home
  • Guru
  • Program
    • Biaya
    • Mandarin Bisnis
    • Ujian HSK
    • Korporat
  • Online
    • Surabaya
    • Medan
    • Bandung
    • Makassar
  • Lainnya
    • Jasa Penerjemah
    • Loker Tangerang
    • Buat Nama Mandarin
  • Gratis
    • Tes Kemampuan
    • Artikel

Bagaimanakah perkembangan bahasa pada anak-anak usia dini?

June 02, 2015 by Baldwin Husin

Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang, termasuk anak-anak. Anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya (social skill) melalui berbahasa. Keterampilan bergaul dalam lingkungan sosial dimulai dengan penguasaan kemampuan berbahasa. Melalui bahasa, Anak dapat mengekspresikan pikirannya menggunakan bahasa sehingga orang lain dapat menangkap apa yang dipikirkan oleh anak dan menciptakan suatu hubungan sosial. Jadi, tidaklah mengherankan bahwa bahasa dianggap sebagai salah satu indikator kesuksesan seorang anak. Anak yang dianggap banyak berbicara, kadang merupakan cerminan anak yang cerdas. Sebelum mempelajari pengetahuan lain, anak perlu menggunakan bahasa agar dapat memahami dengan baik. Anak akan dapat mengembangkan kemampuannya dalam bidang pengucapan bunyi, menulis, membaca yang sangat mendukung keberaksaraan di tingkat yang lebih tinggi.

Bahasa yang pertama dikenali anak adalah bahasa ibu. Maka dari itu pemerolehan bahasa merupakan proses yang berlangsung didalam otak seorang anak-anak ketika ia memperoleh bahasa pertamanya atau bahasa ibunya. Ada dua proses yang terjadi ketika anak-anak sedang memperoleh bahasa pertamanya, yaitu: proses kompetensi (penguasaan bahasa yang berlangsung tanpa disadari) dan proses performasi (kemampuan melahirkan kalimat-kalimat sendiri).

Baca Juga: Strategi Mudah Belajar Bahasa Mandarin

Berbagai pendapat tentang teori pengembangan bahasa dikemukakan oleh para ahli. Pemahaman akan berbagai teori pengembangan bahasa dapat memengaruhi penerapan metode implementasi terhadap pengembangan bahasa anak, sehingga diharapkan pendidik mampu mencari dan membuat bahan pengajaran yang sesuai dengan tingkat usia anak. Beberapa teori mengenai hal ini antara lain:

1. Teori “Behaviorist” oleh Skinner. Teori ini pertama kali dimunculkan oleh John B.Watson (1878-1958). Dia mengembangkan teori Stimulus-Respons Bons yang telah diperkenalkan oleh Ivan P.Pavlov yang berusaha untuk menunjukkan bagaimana belajar dapat mempengaruhi perilaku yang selama ini disangka refleksif dan tidak dapat dikendalikan. (Prof. Dr. Ratna Wilis Dahar, M.Sc, 18). Kaum behaviorisme menekankan bahwa proses perkembangan bahasa karena adanya rangsangan yang diberikan melalui lingkungan.

2. Teori “Nativist” oleh Chomsky”

Menurut Chomsky sebagai penganut nativisme, bahasa hanya dapat dikuasai oleh manusia, sedangkan binatang tidak mungkin dapat menguasai bahasa manusia. Kaum Nativis juga berpendapat bahwa bahasa adalah bawaan genetic dari lahir dan tidak ada pengaruh dari lingkungan

3. Teori “Constructive” oleh Piaget

Jean Piaget (1954) menyatakan bahwa bahasa itu bukanlah suatu ciri alamiah yang terpisah, melainkan salah satu di antara beberapa kemampuan yang berasal dari kematangan kognitif.

M. Schaerleakens (1977) membagi fase-fase perkembangan bahasa anak dalam empat periode. Perbedaan fase-fase ini berdasrkana pada ciri-ciri tertentu yang khas pada setiap periode. Adapun periode-periode tersebut sebagai berikut :

Periode Prelingual (usia 0 - 1 tahun)
Pada periode ini anak mempunyai bahasa sendiri, misalnya mengoceh sebagai ganti komunikasi dengan orang lain. Contohnya baba,mama, tata.

Periode Lingual Dini (1 - 2,5 tahun)
Pada periode ini anak mulai mengucapkan perkataannya yang pertama, meskipun belum lengkap. Misalnya: atit (sakit), agi (lagi), itut (ikut), atoh (jatuh). Pada masa ini beberapa kombinasi huruf masih sukar diucapkan, juga beberapa huruf masih sukar untuk diucapkan seperti r, s, k, j, dan t.

Periode Diferensiasi (usia 2,5 - 5 tahun)
Yang menyolok pada periode ini adalah keterampilan anak dalam mengadakan diferensiasi dalam penggunaan kata-kata dan kalimat-kalimat. Perbendaharaan kata sedikit demi sedikit mulai berkembang.Kata benda dan karta kerja mulai lebih terdiferensiasi dalam pemakaiannya, hal ini ditandai dengan penggunaan kata depan, kata ganti dan kata kerja bantu.

Perkembangan bahasa sesudah usia 5 tahun.
Dalam periode ini ada anak dianggap telah menguasai struktur sintaksis dalam bahasa pertamanya, sehingga ia dapat membuat kalimat lengkap.

Instruktur mandarin berpengalaman siap membantu Anda di JagoMandarin.com.

June 02, 2015 /Baldwin Husin

Les kursus bahasa Mandarin untuk anak-anak di Jakarta

June 02, 2015 by Baldwin Husin

Bahasa Mandarin digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia sehingga mempelajari bahasa ini akan memungkinkan kita berkomunikasi lancar dengan seperlima populasi dunia.

Peminat Bahasa Mandarin di Indonesia pun semakin meningkat. Kini, banyak sekolah di Indonesia yang mengajarkan Bahasa Mandarin sebagai muatan lokal dan diajarkan dari mulai tingkat sekolah bermain hingga tingkat sekolah menengah atas.

Dalam pembelajaran bahasa mandarin khusus nya bagi anak kelompok bermain pun harus dibuat menyenangkan agar  dapat meningkatkan minat belajar pada anak.

Metode Belajar Bahasa Mandarin yang menyenangkan itu bisa dengan berbagai macam cara seperti :

Ilustrasi / gambar sederhana yang menarik seperti kartu bergambar.
Kita dapat mengajak anak bersama-sama mengucapkan dan menebak –nebak gambar pada kartu dalam bahasa mandarin. Bentuk permainan akan membangkitkan anak-anak untuk lebih mudah belajar Bahasa Mandarin

Bernyanyi dalam bahasa mandarin .
Mengajak anak bernyanyi lagu anak-anak dalam bahasa mandarin . Dan juga tidak lupa menggabungkan nyanyian dengan gerakan yang dapat mengajak minat anak ikut bernyanyi.

Baca Juga: Jago Mandarin - Kursus Les Privat Bahasa Mandarin Terpopuler Bogor (Online)
 
Bercerita dalam bahasa mandarin
Metode bercerita  adalah pembelajaran secara lisan dalam bentuk cerita kepada  anak. Metode ini tentunya dapat membantu jenis kepribadian anak yang bermacam-macam dalam mengembangkan pola pikir anak., dan ini tentunyan membutuhkan keterampilan yang tepat untuk membangun suasana dalam bercerita.

Pengenalan angka dan karakter –karakter mandarin dengan gambar.
Dengan mengasosiasikan karakter-karakter mandarin dengan gambar maka akan memudahkan anak-anak untuk mengingat, membaca dan menuliskan karakter Mandarin.

Berbicara dalam bahasa mandarin.
Sebagai pengenalan , kita bisa mengajak anak untuk berbicara mandarin dengan kalimat yang pendek sederhana . Ajak anak berbicara mandarin ketika mereka hendak ingin melakukan sesuatu atau meminta ijin .

Contoh:

老师你好。

Lao shi ni hao

Hallo miss!!

早安

Zao an

Selamat pagi!

我要喝水。

Wo yao he shui.

Saya mau minum.

我要洗手。

Wo yao xi shou

Saya mau cuci tangan

Metode – metode tersebut hanya-lah contoh sebagian kecil dari cara pembelajaran dan pengembangan bahasa mandarin terhadap anak , terutama anak kelompok bermain. Yang terpenting kita sebagai pendidik harus dapat membangun suasana belajar yang menyenangkan sehingga anak bisa dapat terus menyukai belajar bahasa mandarin baik secara lisan dan tulisan. Semoga bahasa mandarin bisa dikuasai generasi anak bangsa indonesia kita sejak dini  agar siap menghadapi persaingan global di masa depan mereka.

Informasi lebih lanjut, kunjungi website kami sekarang di www.jagomandarin.com

June 02, 2015 /Baldwin Husin

Mandarin class/course for kids in Jakarta

June 02, 2015 by Baldwin Husin

Why every kid should learn Mandarin Chinese?

There’s no disputing that Chinese classes are appearing more often on school curriculum around the world. There are many reasons why Chinese – especially Mandarin – is a great language to learn; including the fact that China’s economy has exploded in the last 20 years. However, it’s not just China’s growing economy and global status that makes Mandarin a good language to learn, it also has lots of other benefits, that can be especially advantageous for kids.

Baca Juga: Diplomat yang "JAGO" Berbahasa Mandarin

Improves cognitive ability – Learning and becoming proficient in Mandarin has been proven to increase a person’s cognitive strength. This is because, unlike most other languages, Mandarin requires the use of both sides of the brain (Wellcome Trust UK, June 2003), especially if you learn how to both read and write it! That means that Mandarin speakers tend to be proficient at both logical and creative thinking, giving them a head start in almost every school subject.

Improves problem-solving skills – Chinese characters can seem like random lines on a piece of paper to those who have never studied the language however, all the components of the characters each have their own meaning or significance. Learning to differentiate between the different radicals, sound particles and meaning particles of a character to establish its meaning and pronunciation requires excellent problem-solving skills.

Baca Juga: Dosen Bekali Diri dengan Bahasa Mandarin

Improves mathematics skills – The reason for this one might not be immediately obvious but, according to research done in 2001 by White et al, people who are able to read and write Mandarin have better all-round mathematics skills than those who can only read and write Roman languages. The researchers stipulate that this is probably because numeracy skills are deeply embedded into Chinese character writing. If you learn to write characters correctly, you need to be able to know or count the number of strokes, be aware of the correct stroke order, be able group characters and sections of characters into similar meanings and become proficient at recognising the similarities and differences between the different characters – all transferable skills to mathematics.

Improved motor skills – Not only does character writing improve numeracy, it also improves motor skills and spatial awareness. This is because, unlike in languages that use the Roman alphabet where you write left to write, writing Chinese characters correctly requires hand movements in all directions – up, down, left and right. You also need good spatial awareness to make sure that each character is around the same size, no matter how many strokes it takes to write it.
Why learn Chinese China calligraphyBetter health in old age – One of the biggest benefits to anyone learning Chinese, not just kids, is the effects it has on brain health in later life. Because learning and speaking Chinese is such a great work out for almost all areas of the brain, it has been proven to reduce the chances of developing dementia, Alzheimer’s and other related illnesses in later life.

So, not only will learning Chinese give your kid a head start when it comes to finding a job once they’ve grown up, becoming proficient in the language also benefits their education and their health in later life. If you didn’t have a good reason to send them to learn Mandarin before, you certainly do now!

For more information, visit our website now >>> www.jagomandarin.com

June 02, 2015 /Baldwin Husin

SPH Kemang Jakarta

February 06, 2015 by Baldwin Husin

Sekolah Pelita Harapan (SPH) adalah sekumpulan sekolah swasta yang menyediakan pendidikan koedukasi di Indonesia dengan afiliasi keagamaan Kristen. SPH melayani jenjang pendidikan mulai dari kelas K hingga kelas 12. Sejak didirikan pada tahun 1993, SPH telah menjadi salah satu sekolah swasta yang sangat selektif di Jakarta, mempersiapkan lulusannya untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.

Baca Juga: Bahasa Mandarin dalam Desain Grafis

Dengan komitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas, SPH memiliki tiga kampus utama yang strategis di Lippo Village, Kemang Village, Sentul City, dan Lippo Cikarang. Baru-baru ini, SPH juga membuka kampus tambahan di Kemang dan Pluit yang melayani tingkat TK. Dengan lokasi yang nyaman dan fasilitas modern, SPH menciptakan lingkungan belajar yang optimal untuk memfasilitasi pengembangan akademik, sosial, dan spiritual siswa.

Sebagai lembaga pendidikan yang progresif, SPH telah menawarkan program International Baccalaureate (IB) selama beberapa tahun. Program ini menawarkan pendekatan pembelajaran holistik yang melibatkan siswa secara aktif dalam eksplorasi, kolaborasi, dan refleksi. Melalui kurikulum IB yang komprehensif, SPH berkomitmen untuk membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang sukses dan berintegritas.

Salah satu faktor yang membedakan SPH adalah hubungannya dengan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (The Hope Education Foundation). Yayasan ini didirikan pada tahun 1993 bersamaan dengan pembukaan kota satelit Lippo Village. Dalam upaya untuk menciptakan pendidikan yang holistik dan berlandaskan nilai-nilai Kristen, Yayasan Pendidikan Pelita Harapan telah mengembangkan sekolah-sekolah yang berkualitas, termasuk SPH.

Berkat pendekatan pendidikan yang komprehensif, SPH telah menghasilkan alumni yang sukses di berbagai bidang. Beberapa alumni terkenal termasuk Agnes Monica, seorang penyanyi dan artis multitalenta yang telah meraih kesuksesan di industri hiburan.

Bagi para orangtua yang mencari pendidikan yang berkualitas dengan nilai-nilai Kristen, SPH adalah pilihan yang tepat. Dengan pengalaman panjang dalam memberikan pendidikan yang unggul, SPH terus menerus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, staf pengajar yang berkualitas, dan program akademik yang menantang. Dengan memilih SPH, Anda memberikan kesempatan terbaik bagi anak Anda untuk berkembang secara holistik dan meraih kesuksesan di masa depan.

Additional information: Premium private Mandarin tutor in Jakarta > www.jagomandarin.com

February 06, 2015 /Baldwin Husin

Sinarmas Jakarta World Academy

February 06, 2015 by Baldwin Husin

JAKARTA WORLD ACADEMY (JWA) opened in 2010, and currently offers Nursery to Grade 5. The first cohort of Grade 5 students will graduate in June 2015. JWA also has another campus, Sinarmas World Academy (SWA) located in the Tangerang area of Jakarta and currently offers Pre-K to Grade 12.

JWA provides an intimate community school environment with classrooms and learning spaces designed to leading international specifications. The spacious classrooms feature wall-to-ceiling windows that provide natural light and views across the city. Facilities include a gymnasium, two libraries, swimming pool, music studio, learning kitchen, a Chinese culture centre and indoor/outdoor play areas.

Baca Juga: Belajar Bahasa Cina/China

JWA is authorised to offer the Cambridge Primary programme. JWA is also a member of the Council of International Schools. Within its programmes, JWA provides a special focus on languages. English is the language of instruction, and all students study Bahasa Indonesia and Chinese Mandarin. JWA offers an intensive Chinese language programme in partnership with the prestigious Peking University Elementary School, China.

JWA offers an extensive co-curricular programme including a wide range of sports, arts and academic offerings. Such as basketball, robotics, soccer, paper crafts, swimming, graphic art, hulusi (Chinese traditional music). All students are involved in leadership and environmental action activities. The students participate in field trips. The school prides itself on preparing students to become confident enquirers, multilingual global citizens, engaged learners fully prepared to emerge into positions of great worth to society.

Additional information: Premium private Mandarin tutor in Jakarta > www.jagomandarin.com

February 06, 2015 /Baldwin Husin
  • Newer
  • Older

Guru
Biaya
HSK
Mandarin Bisnis
Korporat

Tangerang
Surabaya
Medan
Bandung
Makassar

Tes Kemampuan
Instagram
Artikel
Jasa Penerjemah
Lowongan
Jago Mandarin Online